Dua panganan yang bikin saya eneg meski tidak sedang menyantapnya. Well, tiba2 mual mengingat keduanya erat dengan Kakang dan si nyai-nya dari masa lalu. Uooooh yea… setelah setahun lebih mengenal Kakang dengan segala atributnya sebagai persiapan akan seperti apa suami saya nantinya… baru sekarang loh saya tau bahwa ternyata makanan favoritnya adalah “oseng jamur & tempe goreng” begitu. Saya, yang katanya akan didapuk sebagai ratu dapur di rumah tangga kami baru saja tau!
Macam diremas2 hati saya dilanda cemburu. Yeah i’m so damn jealous sama perempuan yang ditangisinya berhari2 karna meninggalkannya kawin (i mean ‘kawin’ dalam arti yang sebenarnya) 2 tahun yg lalu itu. Memang terdengar so childish ketika kita cemburu terhadap masa lalu, tapi untuk sekarang ini saya gak peduli dianggap bayi sekalipun.
“So what, toh kamu yg Kakang cintai satu2nya sekarang ini, dan kamu yang akan jadi istri Kakang, bukan dia”
Terdengar basi, tidak bisa meluluhkan hati saya dari rasa cemburu. Cemburu yang kuatnya mampu menggoreskan sumpah di hati saya bahwa saya tidak akan menghidangkan oseng jamur dan tempe goreng di meja makan untuk Kakang.